Wednesday, November 18, 2015

PERKEMBANGAN ORGANISASI SISTEM KOMPUTER

     Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya. Definisi yang ada memberi makna bahwa komputer memiliki lebih dari satu bagian yang saling bekerja sama, dan bagian-bagain itu baru bisa bekerja kalau ada aliran listrik yang mengalir didalamnya. Istilah mengenai sekelompok mesin, ataupun istilah mengenai jutaan komponen kemudian dikenal sebagai hardware komputer atau perangkat keras komputer.

Terminologi Komputer
  • Menurut Hamacher, komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.
  • Menurut Blissmer , komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sbb: 
      • menerima input
      • memproses input tadi sesuai dengan programnya
      • menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
      • menyediakan output dalam bentuk informasi
  • Sedangan Fuori  berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia. 

     Organisasi Komputer adalah bagian yang terkait erat dengan unit – unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya. Biasanya mempelajari bagian yang terkait dengan unit-unit operasional komputer dan hubungan antara komponen-komponen sister komputer.
      Contoh aspek organisasional adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, dan sinyal – sinyal kontrol. Apakah instruksi pengalamatan tersebut akan diimplementasikan secara langsung ataukah melalui mekanisme cache adalah kajian organisasional.


Koordinasi dari berbagai tingkat “abstraksi”

4 Golongan Besar Alat Pengolah Data 
  1. Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia.
  2. Peralatan Mekanik: yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual\
  3. Peralatan Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh motor elektronik
  4. Peralatan Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh.

Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik

  1. Abacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuh rak.
  2. Kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator), Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662) menemukan kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbataas untuk melakukan penjumlahan.
  3. Analytical Engine, Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871), yang menciptakan mesin komputasi penyelesaian persamaan differensial yang terdiri dari sekitar 50.000 komponen. Desain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartukartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.
  4. Tabulating Machine, Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan tabulasi. Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel.
  5. Kalkulator Differensial, Vannevar Bush (1890-1974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931.
  6. Komputer Elektrik, Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. . Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah.

GENERASI KOMPUTER

Komputer Generasi Pertama (1941 – 1956)

      Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
     Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman.
    Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja di IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Mesin tersebut beroperasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
     Electronic Numerical Integrator and Komputer (ENIAC), dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
      John von Neumann (1903-1957) mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuh memori untuk menampung baik program ataupun data. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut.

Karakteristik komputer generasi pertama :
1. Penggunaan tabung vakum dalam sirkuit elektronik dan mercury delay lines sebagai memory.
2. Drum Magnetik sebagai media penyimpan internal utama.
3. Kapasitas penyimpanan utama yang terbatas (1000 – 4000 bytes)
4. Pemrograman bahasa symbol tingkat rendah.
5. Problem panas dan pemeliharaan.
6. Aplikasi : perhitungan sains, pemrosesan payroll, penyimpanan record.
7. Waktu siklus : milidetik
8. Kecepatan pemrosesan : 2000 instruksi per detik.


Komputer Generasi Kedua (1956 – 1964)

        Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. IBM membuat komputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC dengan menggunakan transistor. Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secaa luas di kalangan industri.
        Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia.


Karakteristik komputer generasi kedua :
1. Penggunaan transistor untuk operasi internal.
2. Magnetic core sebagai media penyimpan internal utama.
3. Mempunyai kapasitas penyimpanan lebih banyak (4K – 32K)
4. I/O lebih cepat, orientasi pita
5. Bahasa pemrograman tingkat tinggi (Cobol, Fortran, Algol)
6. Penurunan panas.
7. Waktu siklus mikrodetik
8. Kecepatan pemrosesan : 1 juta instruksi per detik (mips)


Komputer Generasi Ketiga (1965 – 1971)

Beberapa perkembangan dari komputer generasi ketiga dari pendahulunya :
  1. Integrated Circuit (IC) mulai menggantikan sirkuit transistor.
  2. Memory semikonduktor menggantikan magnetic core sebagai memory internal utama. 
  3. Teknik Microprogramming mulai digunakan untuk menyederhanakan rancangan prosessor dan meningkatkan fleksibilitas.
  4. Diperkenalkan teknik pemrosesan parallel, termasuk pipelining, multiprogramming dan multiprocessing.
  5. Menggunakan satu daya bersama.



Karakteristik komputer generasi ketiga :
1. Menggunakan sirkuit terintegrasi.
2. Magnetic core dan penyimpanan utama yang padat (32K – 3 Mbyte)
3. Lebih fleksibel dengan I/0 ; berorientasi disk.
4. Ukuran lebih kecil, unjuk kerja lebih baik dan handal.
5. Penggunaan bahasa pemrograman tingkat tinggi lebih luas.
6. Muncul komputer mini.
7. Pemrosesan jarak jauh dan time sharing melalui jaringan komunikasi.
8. Tersedianya perangkat lunak sistem operasi untuk mengontrol I/O.
9. Waktu siklus ; nano detik
10. kecepatan pemrosesan ; 10 mips.


Komputer Generasi Keempat (1972 – 1989)

      Komponen utama adalah IC. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Komputer mini dengan fasilitas image mulai dikembangkan dengan ditunjang oleh software.

Karakteristik komputer generasi keempat :
1. Menggunaan large scale integrated circuit.
2. Peningkatan kapasitas penyimpanan (lebih 3 Mbyte) dan kecepatan.
3. Dukungan dari bahasa pemrograman yang lebih kompleks.
4. Perangkat I/O semakin meningkat sehingga mendukung peripheral lainnya.
5. Penggunaan minikomputer, mikroprosessor, dan mikrokomputer.
6. Aplikasi ; simulasi model matematika, komunikasi data.
7. Kecepatan pemrosesan ; 100 mips sampai 1 bips


Komputer Generasi Kelima (Sejak 1990an)

     Pada komputer generasi kelima, perkembangan diutamakan pada pengolahan citra (image processing), multimedia dan komunikasi data. Dengan semakin pesat perkembangan networking, perkembangan terpacu pada konsep parallel computing, data clustering dan Grid Computing. 

Paralelisme pada suatu komputer dapat diklasifikasikan pada beberapa tingkatan
1. Tingkat Pekerjaan, ini menjadi prinsip dari multiprogramming.
2. Tingkat Prosedur, biasanya terdapat pada prosedur-prosedur bahasa pemrograman.
3. Tingkat Instruksi, fase-fase sebuah instruksi, yaitu fetch, decode, dan eksekusi suatu instruksi.
4. Tingkat Aritmatika dan bit, bit-bit dalam sirkuit aritmatika, missal adder.

Konsep Paralel Cumputing & Data Clustering

  • Beberapa komputer dihubungkan dengan konsep network
  • Masing-masing komputer memiliki protocol tersendiri yang berbeda satu sama lainnya.
  • Untuk membentuk superkomputer dipakai konsep data clustering, dimana masing-masing komputer mengolah beberapa data yang berbeda beda. Selanjutnya pada sebuah sistem akan didapat penggabungan dari beberapa data yang telah diolah oleh masing masing komputer.

Grid Computing

      Konsep paralelisme komputer yang lebih luas disebut sebagai grid computing, dimana didalamnya sudah terdapat embedded sistem, clustering sistem, individual sistem, maupun data communication. 

Grid Computing menggunakan prinsip bahwa masing-masing sistem dapat berkomunikasi satu sama lainnya tanpa batas, karena seluruh sistem terhubung secara matriks. 

Aplikasi dari grid computing terlihat pada gambar diatas.

Dalam suatu medan pertempuran, diperlukan system yang canggih untuk mengoperasikan perangkat militer, terutama untuk komunikasi antar system.


Komputer Generasi Keenam (Abad 21)

Generasi ini  adalah generasi masa depan  yang nantinya dikenal dengan Generasi Titanium.









Sumber : 
Organisasi & Arsitektur Komputer by Yulisdin Mukhlis, ST., MT
http://ahmadsk46.blogspot.co.id/2013/04/sejarah-komputer-generasi-123-dan-jenis.html





Wednesday, June 17, 2015

HAPUSKAN PERBEDAAN, BEBASKAN BERKARYA

Disabilitas merupakan kata lain dari difabel atau yang umum dikenal dengan istilah penyandang cacat. Menurut UU No.4 Tahun 1997 Tentang penyandang cacat, penyandang cacat didefinisikan sebagai setiap orang yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental, yang dapat mengganggu atau merupakan rintangan dan hambatan baginya untuk melakukan secara selayaknya, yang terdiri dari Penyandang cacat fisik, Penyandang cacat mental, Penyandang cacat fisik dan mental.  Di indonesia menurut catatan dari kementerian sosial jumlah kaum disabilitas mencapai 7 juta orang atau sekitar 3% dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 238 juta pada tahun 2011.

Disabilitas dalam masyarakat dapat digolongkan menjadi dua model, yaitu individual model dan social model. Individual model menganggap jika kecacatan yang dialami oleh seseorang itu lah yang dianggap sebagai masalahnya. Sedangkan social model menganggap jika masalahnya bukan terletak pada kecacatan yang dialami oleh seseorang, tapi bagaimana cara pandang masyarakat yang negatif terhadap kaum disabilitas ini yang menimbulkan masalah. Dan umumnya, kaum disabilitas dianggap sebagai sesuatu yang merepotkan, tidak berguna, dipandang kasihan, dan yang terburuk perbedaan dalam memperoleh Hak Asasi Manusia yang sama.

Pemerintah sudah mengeluarkan peraturan perundang-undangan dalam melindungi kehidupan disabilitas di indonesia, contohnya seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 No.4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat, Undang-Undang No.28 Tahun 2002 tentang bangunan gedung, dan sebagainya. Meskipun demikian, dalam realita nya hal ini tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Banyak kasus pelanggaran terhadap kaum disabilitas di indonesia. 

Contoh nya pada bidang pendidikan, banyak beragam kasus diskriminasi bagi para penyandang disabilitas. Seperti dalam persyaratan khusus dalam perguruan tinggi negeri. Berdasarkan catatan Ombudsman, dari 62 perguruan tinggi negeri, 42 di antaranya menetapkan persyaratan yang mendiskriminasikan penyandang cacat, sedangkan 20 universitas lainnya tidak.  Sehingga banyak dari kaum disabilitas gagal melanjutkan ke perguruan tinggi negeri hanya karena dianggap tidak dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik.  Padahal hal ini sudah diatur dalam UU No.28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung yang menyatakan bahwa setiap institusi pendidikan wajib menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang menyediakan kemudahan bagi para kaum disabilitas dalam mengakses fasilitas pendidikan.

Seharusnya masyarakat harus mengubah mindset mereka karena kaum disabilitas tidak mau dipandang berbeda maupun dikasihani. Mereka hanya meminta diberi kesempatan untuk beraktivitas dan berkarya yang sama seperti yang lain, bukan perlakuan diskiminatif atas kekurangan mereka. Sudah banyak bukti-bukti bahwa mereka pun mampu melakukan yang sama bahkan lebih daripada yang kita lakukan. Salah satu contohnya seperti pada bulan Juni tahun lalu, digelar olimpiade di Los Angeles (LA) Amerika Serikat dan Athena, Yunani. Dari 22 jenis perlombaan, Indonesia meraih 15 medali yang terdiri dari 12 emas 3 perunggu. Begitu juga para olimpiade bagi penyandang disabilitias di Bussan, Korea Selatan, sang Merah-Putih dan Indonesia Raya kembali berjaya di berbagai cabang yang dilombakan di sana. Dan lihat saja kisah – kisah sukses yang banyak dialami anak – anak dengan keterbatasan yang sama. Sebut saja Noni, seorang perempuan berusia 28 tahun dengan retardasi mental yang mempunyai cita – cita menerbitkan sebuah buku karyanya sendiri dan memiliki segudang prestasi. Dia bahkan berkesempatan bertemu dengan mantan presiden Amerika Bill Clinton, dan beberapa tokoh penting di Indonesia. Noni bahkan mewakili Indonesia untuk mengikuti olimpiade di Jepang. Lalu kemudian Christian Husein Sitompul, anak dari Ruhut Sitompul yang berhasil mendapatkan emas cabang renang di olimpiade Tunagrahita Dunia di Athena, Yunani. Ada pula Andi Wibowo atau akrab dipanggil Bowo yang pernah tampil di acara Kick Andy. Pemuda ini dapat melukis dua objek sekaligus dengan kedua tangannya secara bersamaan !. Dan Irma Suryati yang lahir di Semarang, 1 Januari 1975. Sejak bayi, IrmaSuryati sudah menderita layu kaki. Penyebabnya adalah virus Polio.  Dan sekarang bisa menjadi pengusaha sukses bahkan sampai ke mancanegara

Di luar negeri pun ada Lauren Potter, seorang aktris yang memiliki retardasi mental yang diangkat oleh Presiden Obama pada tahun 2011 untuk menjabat sebagai Penasihat bagi komite Penanganan Orang Cacat Mental di Gedung Putih Amerika. Dan yang tetap memukai dari dulu hingga sekarang adalah  Kisah Hidup Sukses Nick Vujicic Tanpa Tangan Tanpa Kaki
Dari semua pembahasan diatas diharapkan bahwa kedepan nya kita semua dapat menjadi pendukung dari mereka yang sebenarnya menjadi sosok yang luar biasa dari sudut yang sulit kita lihat. Dan semoga pemerintah dapat memberi fasilitas yang lebih mendukung untuk mereka, serta bantuan-bantuan yang dibutuhkan baik dari segi manapun. 


"Jangan marah, jangan sedih, tetap tegar, tetap tersenyumlah. Kau diciptakan perlahan-lahan secara pasti untuk menjadi orang yang hebat dibandingkan dengan yang lain. Tenanglah, karena skenario Tuhan itu unik yang memungkinkan banyak celah untuk menemukan kebahagiaan. "



Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Disabilitas
http://inspirasikecilku.blogspot.com/2011/11/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html
http://www2.agendaasia.org/index.php/informasi/sekilas-tentang-disabilitas/102-sekilas-tentang-disabilitas
http://nasional.tempo.co/read/news/2014/04/30/079574350/Diskriminasi-Pendidikan-Bagi-Disabilitas-Meningkat
http://health.liputan6.com/read/771045/kaum-disabilitas-jangan-kasihani-kami
http://health.liputan6.com/read/770414/jakarta-belum-menjadi-surga-bagi-penyandang-disabilitas

Friday, May 29, 2015

KONSEP CINTA SERTA KISAH NYATA NYA (Part 1)

Jika kita ditanya, apakah itu cinta ? Banyak yang berkata bahwa cinta itu sulit didefinisikan karena cinta berhubungan dengan emosi, bukan dengan intelektual. Cinta lebih mengandalkan perasaan daripada proses intelektual. Karena itu, setiap orang dapat bebas memberikan arti dan konsep tentang cinta sesuai dengan keadaan emosi dan perasaan mereka. Inilah yang menjadi salah satu alasan hingga saat ini terdapat banyak rumusan tentang cinta tetapi tidak mudah menentukan rumusan mana yang paling tepat. Tetapi sebagai salah satu gambaran dari makna cinta itu sendiri, kita bisa menilai secara garis besar pengertian cinta yang pernah diungkapkan oleh para ahli:

Menurut Rabi’ah Al-‘Adawiyah:
Cinta adalah ungkapan kerinduan dan gambaran perasaan yang terdalam. Siapa yang merasakannya, niscaya akan mengenalinya. Namun, siapa yang mencoba untuk menyifatinya, pasti akan gagal.

Menurut Jalaluddin Rumi:
Cinta adalah sumber segala sesuatu. Dunia dan kehidupan muncul karena kekuatan yang bernama cinta. Cinta adalah inti dari segala bentuk kehidupan di dunia.

Menurut Kahlil Gibran:
Cinta adalah satu-satunya kebebesan di dunia karena cinta itu membangkitkan semangat hukum-hukum kemanusiaan dan gejala-gejala alami pun tak bisa mengubah perjalannya. Cinta ibarat seekor burung yang cantik, meminta untuk ditangkap tapi menolak untuk disakiti.

Menurut Mahmud bin Asy-Syarif:
Cinta adalah sebuah kerinduan yang tidak berujung, sebuah rasa kangen yang meletup-letup, dan sebuah kegilaan yang tidak berkesudahan.

Menurut Ibnul Qayyim al-Jauziah:
Cinta adalah luapan hati dan gejolaknya saat dirundung keinginan untuk bertemu dengan sang kekasih.

Menurut Abu ‘Abdullah An-Nibaji:
Cinta adalah kesenangan jika itu ditujukan kepada makhluk, dan pembinasaan jika itu ditujukan kepada pencipta.

Menurut Musfir bin Said az-Zahrani:
Cinta adalah satu emosi terpenting dalam kehidupan manusia. Faktor terpenting dalam menyatukan hati-hati manusia dan pembentukan kasih saying di antara sesama mereka.

Menurut Ibnu ‘Abdush Shamad:
Cinta adalah yang mendatangkan kebutaan dan ketulian, cinta membutakan segalanya kecuali terhadap yang dicintai sehingga orang itu tidak melihat apa pun.

Menurut Abdullah Nashih ‘Ulwan:
Cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut, dan kasih sayang.

Menurut Quraish Shihab:
Cinta adalah kencendrungan hati kepada sesuatu karena kenikmatan atau manfaat yang dapat diperoleh dari yang dicintai.

Menurut Swihart:
Cinta adalah usaha aktif produktif yang melibatkan komitmen, penghargaan, perhatian, dan rasa persatuan.

Menurut Eric Fromm:
Cinta adalah suatu seni yang memerlukan pengetahuan serta latihan. Cinta adalah suatu kegiatan dan bukan merupakan pengaruh yang pasif. Salah satu esensi dari cinta adalah adanya kreativitas dalam diri seseorang, terutama dalam aspek memberi dan bukan hanya menerima.

Menurut Hamka:
Cinta adalah perasaan yang mesti ada pada setiap manusia. Ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih, dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, dan perkara tercela lainnya. Tetapi jika ia jatuh ke tanah yang subur, disana akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia, budi pekerti yang tinggi, dan lain-lain yang terpuji.

Menurut Scott Peck:
Cinta adalah keinginan untuk mengembangkan diri sendiri dengan maksud memelihara pertumbuhan spiritual sendiri atau perkembangan spiritual orang lain.

Menurut Afdan:
Cinta itu adalah Sriwahyuni


Selain diatas kita juga dapat memperoleh gambaran tentang cinta yang cukup menarik menurut beberapa ahli di bidangnya, seperti :

Ahli Matematika
Himpunan cinta dalam bilangan bulat positif yaitu {saling pengertian, saling percaya, kasih sayang, setia, dan suka sama suka}. Sedangkan dalam bilangan bulat negatif terdiri dari {cemburu, dendam, egois, ingkar janji, lari dari kenyataan, Kurang pengertian, dan berselingkuh}.


Ahli Tata Buku
Cinta timbul antara anggaran dan perkiraan akal yang normal, oleh karena itu penerimaan cinta tidak semudah membuat daftar tahunan.


Ilmuwan Fisika
Cinta adalah pantulan mata yang dibiaskan ke dalam hati. Rumusnya yaitu E=MC^2.Dengan E adalah Energi mencintai. M adalah massa ketulusan cinta kita pada pasangan. C adalah kecepatan cahaya cinta saat pertama jatuh cinta.


Ahli Geografi
Angka kelahiran disebabkan oleh cinta sejati. Angka kematian sama dengan cinta paksaan, jadi cinta paksa sama dengan pembunuhan.


Dosen Pancasila
Sesama manusia harus saling mencintai. Oleh karena itu hidup tanpa cinta berarti Dunia Dalam Berita.
Pakar Ekonomi
Salah satu penyebab keretakan dalam bercinta adalah faktor ekonomi. Oleh sebab itu resesi ekonomi merupakan penghambat cintanya seseorang. Mata duitan!!!.
Dosen Bahasa Indonesia
Jika hari biasa cinta merupakan kata benda. Jika hari valentine cinta merupakan kata kerja.
Dosen Elektronika
Rangkaian komponen yang dapat menimbulkan rasa cinta yaitu pandangan pertama, perkenalan, jumpa pertama, lirikan dan saling bertemu.
Guru Kesehatan
Kebahagiaan dalam menjalin cinta akan menimbulkan jasmani dan rohani yang sehat, dan kegagalan dalam bercinta akan menimbulkan frustasi.
Guru Biologi
Cinta merupakan kebutuhan yang amat penting dalam perkembangan makhluk hidup, bila tidak ada cinta maka makhluk hidup akan punah.
Guru B. Inggris
love can't be seen but can be felt
Gardener
Cinta bagaikan bunga yang sedang dipupuk, bila bunga itu layu, maka sama artinya dengan patah hati.
Tukang Jaga Wartel
Orang yang sedang jatuh cinta itu sangat menguntungkan, karena memakai banyak pulsa. Apalagi kalau dipakai buat interlokal.
Menurut Visual Fox Pro
Cinta itu bisa melalui banyak cara. Ada yang dibikin sendiri, ada juga yang memakai report builder (itu kalau cinta kilat) dan wizard (baca : mak comblang)
Tukang Cat
Cinta yang serasi adalah bagaikan campuran cat yang cukup antara adonan catnya dengan thinner.
Programmer
Cinta itu bagaikan suatu aplikasi yang mudah terserang virus seperti kecemburuan dan patah hati.


Menurut Erich Fromm, ada lima syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
·        Perasaan
·        Pengenalan
·        Tanggung jawab
·        Perhatian
·        Saling menghormati

Menurut Dr. Sarlito W. Sarwono juga mengemukakan pendapat bahwa cinta juga memiliki 3 unsur, yaitu :
l  Ketertarikan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia.
l  Keintiman adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.makan sepiring berdua.
l  Kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang dan seterusnya.

Berdasarkan “Triangular Theory of Love” disebutkan beberapa bentuk-bentuk (wajah) cinta, yaitu :
1.       Menyukai (liking) atau pertemanan karib (friendship), yang cuma memiliki elemen intimacy. Dalam jenis ini, seseorang merasakan keterikatan, kehangatan, dan kedekatan dengan orang lain tanpa adanya perasaan gairah/nafsu yang menggebu atau komitmen jangka panjang.

2.       Tergila-gila (infatuation) atau pengidolaan (limerence), hanya memiliki elemen passion. Jenis ini disebut juga Infatuated Love, seringkali orang menggambarkannya sebagai “cinta pada pandangan pertama”. Tanpa adanya elemen intimacy dan commitment, cinta jenis ini mudah berlalu.

3.       Cinta hampa (empty love), dengan elemen tunggal commitment di dalamnya. Seringkali cinta yang kuat bisa berubah menjadi empty love, yang tertinggal hanyalah commitment tanpa adanya intimacy dan passion. Cinta jenis ini banyak dijumpai pada kultur masyarakat yang terbiasa dengan perjodohan atau pernikahan yang telah diatur (Era Siti Nurbaya dan Datuk Maringgih?)

4.       Cinta romantis (romantic love). Cinta jenis ini memiliki ikatan emosi dan fisik yang kuat (intimacy) melalui dorongan passion.

5.       Cinta persahabatan sejati (companionate love). Didapatkan pada hubungan yang telah kehilangan passion tetapi masih memiliki perhatian dan intimacy yang dalam serta commitment. Bentuk cinta seperti ini biasanya terjadi antar sahabat yang berlawanan jenis.

6.       Cinta semu (fatuous love), bercirikan adanya masa pacaran dan pernikahan yang sangat bergelora dan meledak-ledak (digambarkan “seperti angin puyuh”), commitment terjadi terutama karena dilandasi oleh passion, tanpa adanya pengaruh intimacy sebagai penyeimbang.

7.       Cinta sempurna (consummate love), adalah bentuk yang paling lengkap dari cinta. Bentuk cinta ini merupakan jenis hubungan yang paling ideal, banyak orang berjuang untuk mendapatkan, tetapi hanya sedikit yang bisa memperolehnya. Sternberg mengingatkan bahwa memelihara dan mempertahankan cinta jenis ini jauh lebih sulit daripada ketika meraihnya. Sternberg menekankan pentingnya menerjemahkan elemen-elemen cinta ke dalam tindakan (action). “Tanpa ekspresi, bahkan cinta yang paling besar pun bisa mati” kata Sternberg.


Dan selasin itu tentu jyuga ada macam-macam cinta menurut ajaran agama, antara lain :
l  Cinta Diri
Mencintai segala sesuatu yang baik pada dirinya, dan sebaliknya dia membenci sesuatu yang dapat menghalangi dirinya. Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindar dari segala sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya, melalui ucapan Nabi Muhammad SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-hal gaib, tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan menjauhkan dirinya dari segala keburukan.

l  Cinta Kepada Sesama Manusia

Agar dapat hidup dengan penuh kesabaran dan keharmonisan dengan sesama manusia, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain, bekerja sama dengan dan memberi bantuan kepada orang lain.

l  Cinta Seksual

Dorongan cinta seksual yaitu suatu fungsi penting untuk malahirkan keturunan demi kelangsungan jenis, maka dari dorongan cinta seksual tersebut terbentuklah keluarga. Hal tersebut merupakan emosi alamiah dalam diri manusia yang tidak diingkari, tidak ditentang ataupun ditekannya. Namun, dalam ajaran agama islam pengendalian dan penguasaan cinta ini dengan cara yang sah yaitu, dengan perkawinan.

l  Cinta Kepada Allah

Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentu seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.



Sumber :